BLT merupakan upaya kepedulian pemerintah untuk mengatasi kemiskinan. BLT ini mulai diberlakukan di era pemerintahan SBY-JK.
tujuannya adalah dapat menjawab persoalan kemiskinan di Indonesia, serta bertujuan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
BLT diberikan Rp. 300.000 per kepala keluaraga miskin. namun, permasalahannya adalah siapa yang menjadi keluarga miskin? untuk menangani masalah tersebut, pemerintah melakukan survei data dan lapangan. kemudian melakukan pengucuran BLT.
ketika pengucuran dana BLT, menimbulkan masalah-masalah di berbagai daerah terjadi aksi pengrusakan. Dikarenakan satu kepala keluarga mendapat BLT, sedangkan Kepala Keluarga yang lain tidak. yang pada akhirnya menimbulkan konflik dan amukan masa.
selain itu, kebijakan BLT jg memiliki kelemahan-kelemahan dan masalah-masalah yang ditimbulkannya antara lain :
1. dengan memberikan bantuan bantuan secara tunai dan langsung, sesungguhnya pemerintah sedang melatih masyarakat untuk bergantung pada pihak yang kuat. dan keadaan ini bukan hal yang produktif bagi masyrakat.
2. timbulnya sikap mental masyarakat belum mau jujur, mengakui tentang keadaan diri yang sebenarnya. dengan kebijakan pengeluaran BLT dalam bentuk tunai, banyak masyarakat yang tadinya mampu menjadi tak mampu. karena, ternyata mereka menjadi orang miskin di negara kita (INDONESIA) cukup menguntungkan.
3. kalau di tes data, masyarakat miskin yang diragukan, sehingga akan berdampak pada ketepatan pemberian data BLT kepada masyarakat yang berhak.
jawab:
dengan kelemahan-kelemahan tersebut, kebijakan BLT dirasakan kurang tepat untuk mengatasi kemiskinan di Idonesia. kebijakan BLT merupakan kebijakan yang menghambur-hamburkan uang Negara. karena tidak mampu menyelesaikan kemiskinan secara berkelanjutan dan tidak mampu memberi rangsanganagar msyarakat menjdi produktif.
selain itu kebijakan BLT memiliki dampak negatif pada perilaku masyarakat yakni menciptakan karakter masyarakat yang selalu manja dan selalu meminta minta. misal : "pemerintah memberi bantuan ikan pada nelayan, bukan memberi bantuan kail atau alat pancing. sehingga masyarakat tersebut tidak mau berusaha dan haya mengharapkan kepada kepada pemerintah saja". seperti halnya masyarakat yang hanya mengandalkan dana atau bantuan dari pemerintah. namun tidak mau bekerja. yang menimbulkan protes dan demo-demo berkepanjangan.
oleh karena itu melihat dampak yang ditimbulkan oleh kebijakan BLT ini. kebijakan BLT tidak akan memberikan dampak yang signifikan pada msyarakat Indonesia.
No comments:
Post a Comment